Wednesday, February 10, 2016

Artikel ini membahas tentang Motif Dalam Seni Ukir di Kalimantan. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Motif Dalam Seni Ukir di Kalimantan


Kita pasti sudah tahu pulau Kalimantan adalah pulau terbesar di negara Indonesia. Kalimantan juga sangat terkenal dengan keanekaragaman seninya, terutama seni ukir. Motif seni ukir di Kalimantan pada dasarnya merupakan perpaduan antara suatu pola dasar yang memiliki artinya masing-masing, kemudian dikreasikan dalam berbagai perpaduan beberapa motif dasar sehingga menjadi satu kesatuan rangkaian makna yang berarti. Bagaimana motif dalam seni ukir di Kalimantan ? Mari simak artikel ini.

Pengertian Seni Ukir

Seni ukir adalah  seni membentuk gambar pada kayu, tempurung, bambu, batu, logam dan bahan lainnya.

Berbicara tentang seni ukir tidak bisa dipisahkan dari kayu. Yah, kayu digunakan sebagai bahan dasar untuk mengikir sebuah motif yang cantik dan indah.

Beberapa kota di Indonesia terkenal dengan seni ukirnya dengan motif yang berbeda-beda dan salah satunya kalimantan. Kalimantan adalah salah satu kota yang dikenal dengan kekayaan hutannya yang juga menjadi penghasil dari kayu terbesar.

Ada beberapa tempat di Kalimantan yang menjadi pusat terbesar dari seni ukir dengan motif yang luar bisa yang bisa kalian jumpai.

Motif Ukiran Kalimantan Timur (Dayak)

Kalimantan Timur terkenal dengan kayu ulin nya yang kuat keras dan tahan lama sampai ratusan tahun apabila di pulau jawa terkenal dengan jati dan ukiran nya di kalimantan juga terdapat ukiran yang diukir pada kayu ulin yang bisa dibuat menjadi meja, kursi, tameng, ranjang, daun pintu, sumpitan, gasing dan lain-lain. Pada benda-benda itu diukir dengan motif ukiran Dayak sehingga apabila dijual harganya puluhan juta bahkan ratusan juta.


Suku Dayak adalah masyarakat nan hayati di hutan-hutan Kalimantan, motif ukirannya pun sering mengambil bentuk alam, yaitu tumbuhan, satwa, serta bermacam-macam simbol kepercayaan mereka. Mulai dari arsitektur bangunan rumah, peralatan rumah tangga, hingga perangkat kesenian termasuk ukiran, mengambil pola atau motif alam. Motif ukiran nan biasa dibuat berbentuk pohon, bunga (bunga anggrek), dan majemuk jenis hewan.

Lingkungan Suku Dayak nan hayati di hutan Kalimantan itu sendiri adalah satu karakteristik khas, akan melahirkan pengamatan nan khas pula, sehingga saat diaplikaskan dalam ukiran, akan sangat terlihat bagaimana khasnya ukiran Kalimantan ini. Misalnya saja saat mengambil ukiran bentuk kembang anggrek, tentu akan berbeda dengan ukiran kembang anggrek dari Jepara dan Bali,
Motif-motif ini dikerjakan dengan penuh ketukanan dan keuletan. Awalnya motif itu digambar dalam lembaran karton, lalu dijiplak ke permukaan kayu ulin nan akan diukir.

Motif Ukir Kalimantan Tengah

Motif ukiran Kalimantan Tengah adalah salah satu seni pahat yang melambangkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah. Dalam membuat motif yang kaya seni itu masyarakat Kalimantan Tengah mempunyai ciri khas dalam seni ukiran yang sangat menarik.

Biasanya ukiran itu dipahat atau digambarkan di talawang atau semacam perisai yang berasal dari Kalimantan Tengah. Maksud dari gambar itu biasanya untuk menakut-nakuti musuh apabila sedang berperang.

Seiring dengan perkembangan jaman ukiran Kalimantan Tengah berubah fungsi menjadi hiasan di dinding-dinding perkantoran di tiang kantor dan sebagai pajangan di dinding, bahkan menjadi motif penghias di rumah.