Wednesday, March 25, 2015

Artikel ini membahas tentang Teknik-teknik Dasar dalam Seni Peran. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Teknik-teknik Dasar dalam Seni Peran


Teknik-teknik dasar dalam seni peran tentu saja harus diketahui oleh seorang pelakon. Dalam memerankan suatu lakon dalam seni teater membutuhkan karakter yang cocok dengan cerita yang akan dipentaskan. Salah satu dari fungsi teater adalah sebagai media ekspresi. Oleh sebab itu, sebagai seorang pemain harus mampu mengekspresikan diri. Diperlukan teknik tekinik khusus di dalam bermain seni teater, sehingga karakter peran yang dimainkannya dapat dijiwai dengan baik. Adapun teknik teknik dalam bermain teater adalah seperti berikut ini:

1. Teknik Olah Tubuh
Pemain teater membutuhkan olah tubuh sebagai stamina pemain didalam memerankan suatu lakon sebab pementasan seni teater bisa berlangsung lama dan secara langsung, tidak seperti pada seni film yang bisa istirahat untuk lalu dilanjutkan kembali. Sehingga ketahan pemain harus benar benar dalam kondisi prima atau baik. Latihan latihan olah tubuh yang dapat dilakukan pemain teater adalah seperti berikut ini:

  1. Menggeleng dan memutar kepala. Gerakan ini dilakukan agar otot otot leher tidak kaku sehingga peredaran darah ke otak bisa lancar.
  2. Melemaskan otot otot tangan dengan cara lengan diputar, direntangkan ke atas, dan ke bawah.
  3. Menggerakkan kaki dengan cara tidur terlentang lalu kaki ditekuk dan diluruskan, kaki diangkat lalu diluruskan kembali.
  4. Membungkukkan badan dengan lemas lalu ditegakkan kembali.

Teknik-teknik Dasar dalam Seni Peran

2. Teknik Olah pikiran
Teknik ini diperlukan pemain untuk membantu dalam penjiwaan suatu lakon atau peran. Beberapa latihan ini adalah seperti berikut ini:

  1. Teknik Olah Pikiran dari Jiwa, teknik ini adalah pemutusan pikiran dengan perasaan, emosijiwa, serta rasa senang, sedih, kagum, percaya diri, bahagia, sakit hati, dan malu.
  2. Teknik olah pikiran dari mengingat karakter tokoh.
  3. Teknik olah pikiran dari Pancaindra, teknik ini adalah pemusatan pikiran dengan mengingat kembali tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan panca indra. Misalnya rasa manis, pahit, asam, pedas, asin, dingin panas, enk, mencium bau yang sedap, bau yang tidak sedap, mendengar suara jeritan, tertawa, suara lembut, melihat pemandangan yang indah dan suram.

Dari beberapa macam tekinik olah pikiran, hal hal yang harus dilakukan seoran pemain, antara lain adalah:
a. Harus Berkonsentrasi dengan baik.
b. Harus Fokus pada suatu hal.
c. Mempunyai Daya imajinasi.
d. Mampu melakukan observasi pada lingkungan.
e. harusbisa menghayati setiap peran yang dimainkan
f. Mampu melakukan improvisasi.
g. Dapat membangun suatu karakter tokoh atau lakon.

3. Teknik Olah Suara
Seorang pemain teater harus sanggup dalam berolah suara atau kata sebab hal ini menjai landasan utama, yaitu setiap kata yang diucapkan oleh pemain harus jelas dan sesuai dengan karakter yang dimainkannya sehingga bisa dipahami oleh penontonya. Untuk itu diperlukan beberapa teknik olah suara, antara lain:

  1. Teknik pernapasan baik (pernapasan diafragma)
  2. Teknik penguasaan artikulasi baik. Artikulasi adalah cara pengucapan vokal seperti a, i, u, e, o diftong seperti ai, au, konsonan seperti m, ny, n, ng.
  3. Diksi yang jelas
  4. Intonasi yang jelas.
  5. Melatih suara dalam berbagai posisi seperti duduk, berdiri, bergerak, dan berbaring.





No comments:

Post a Comment