Saturday, January 17, 2015

Artikel ini membahas tentang Bahan Seni Kriya Nusantara. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Bahan Seni Kriya Nusantara


Bahan seni kriya nusantara diambil dari beragam sumber yang ada di bumi ini. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Oleh sebab itu, di Indonesia banyak kerajinan tangan yang diolah dari bahan-bahan yang langsung diambil dari alam, contohnya kayu, batu, kulit binatang, tanah liat, logam, dan serat alam. Berdasarkan bahan yang digunakan tersebut, seni kriya Nusantara dibedakan menjadi seni kerajinan kulit, seni kerajinan logam, seni kerajinan tekstil, seni kerajinan keramik, seni kerajinan batu, dan seni kerajinan kayu.

Bahan Seni Kriya Nusantara


  1. Seni kerajinan kulit, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudeh dimasak, kulit mentah, atau kulit sintetis. Contohnya tas, sepatu, wayang, dan lain-lain. Daerah yang dikenal sebagai penghasil kerajinan ini diantaranya Yogyakarta, Solo, Kedu, Bali, Bandung. 
  2. Seni kerajinan logam, ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi, perunggu, emas, perak. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor, ukir, tempa, atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Contohnya pisau, barang aksesoris, dan lain-lain. Sentra-sentra kerajinan logam antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto. 
  3. Seni kerajinan tekstil, meliputi batlk dan tenun. Benda-benda pakai yang dihasilkan dari kerajlnan ini adalah kain, selendang, taplak meja, sprei, sarung bantal, hiasan dinding, gorden, dan lain-lain. Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan, Solo, Yogyakarta, Rembang, dan Cirebon. Sedangkan daerah penghasil kain tenun diantaranya Troso, Pidan, Sumba, Makasar, Maumene, Ende Maluku, dan Nusa Tenggara limur 
  4. Seni kerajinan keramlk, adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran, dan glasir) sehingga menghasllkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, piring dan lain-lain. Daerah yang dikenal sebagai penghasil kerajinan ini yaltu Klaten. Purwakarta, Mataram, dan Lombok. 
  5. Seni kerajinan batu, yaitu kerajinan yang menggunakan bahan baku yang berasal dari batu. Batu yang memillki tekstur keras dan cenderung kaku untuk dibentuk ternyata dapat diolah menjadi seni kerajinan yang indah. Salah satunya berasal dari daerah Sukaraja, Sukabumi. Di daerah ini dapat dijumpai berbagai material batu yang telah dlolah menjadi hiasan dan dekorasi rumah. Ada batu akik, jesper, fosil, dan batu-batu permata lainnya yang dibentuk menjadi hiasan dengan motif flora dan fauna. 
  6. Seni kerajinan kayu, merupakan seni kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu. Kayu yang biasa digunakan adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka, dan lain-lain. Kayu banyak menghasilkan herbagai benda kerajinan, seperti topeng, wayang golek, furnitur, Patung, dan hiasan ukir-ukiran. 






4 comments: